Eco School 2016: Adakan Workshop Demi Membangun Kesadaran Akan Lingkungan

Ibu Evi Veronika Futwembun memberikan kata sambutan sebelum presentasi.

Ibu Evi Veronika Futwembun memberikan kata sambutan sebelum presentasi.

Hari Selasa (4/10), pukul 12.15 – 13.30 WIB, Sinlui (sapaan akrab untuk SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya) mengadakan workshop dengan tema Zero Waste. Acara yang diselenggarakan di Ruang Media 1 ini diusung oleh Departemen Olahraga dan Kesehatan (akrab disapa Deporkes) Sinlui, yang dibimbing secara langsung oleh Ibu Evi Veronika Futwembun, selaku pengurus UKS, dan Ibu P. Lilik Indriyani, S.Pd (akrab disapa Ibu Lilik) selaku pembina Deporkes. Workshop diadakan sebagai bentuk usaha dalam meraih predikat juara dalam ajang Surabaya Eco School yang diadakan Pemerintah Kota Surabaya.

Workshop diikuti oleh seluruh perwakilan kelas, anggota Deporkes, dan anggota OSIS (Organisasi Intra Sekolah). Sebagai pembuka acara, sambutan disampaikan oleh Ibu Lilik yang menyatakan betapa pentingnya setiap siswa mengetahui tentang kebersihan lingkungan sekolah, yang menjadi tempat belajar mereka bersama. “Kita akan benar- benar belajar bagaimana mewujudkan lingkungan kita, kelas kita, suasana, keteduhan, dan kenyaman sekolah kita tetap bersih dan nyaman,” ujar Ibu Lilik.  Diharapkan setelah mengikuti workshop ini, siswa- siswi dapat menyampaikan pengetahuan mengenai Zero Waste ini kepada teman- teman sekelasnya.

Selain menyadarkan para siswa tentang kebersihan lingkungan, workshop bertujuan agar setiap siswa mau ikut mendukung Sinlui dalam program Eco School dengan menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Dengan membangun kesadaran akan kebersihan lingkungan, diharapkan tahun ini Sinlui dapat kembali meraih juara dalam program tersebut.

Workshop dilanjutkan dengan presentasi oleh Alfredo Ramasurya Wony’s (XI IPA 1). Ia menjelaskan tentang sampah yang berdampak buruk bagi lingkungan dan diperlukannya Zero Waste untuk meminimalisirnya. Selama ini, Sinlui telah berupaya menerapkan konsep Zero Waste dengan melakukan beberapa hal seperti:  pembuatan Rumah Kompos, Green House, Roof Garden, biopori, Taman Terbuka Hijau, IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah), dan Rain Water Tank (penampungan air hujan). Selain itu, Sinlui juga melakukan pemilahan sampah plastik, kertas, dan organik. Setelah itu, presentasi kembali dilanjutkan oleh Victoria Diana (XI IPA 5) mengenai dampak dari sampah dan langkah yang perlu dilakukan untuk menanggulanginya.

Sebagai akhir dari workshop, Ibu Dra.Indah Noor Aini, M. Pd., selaku kepala sekolah SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya, menyampaikan rasa bangganya akan semua siswa yang telah mau berpartisipasi dalam kegiatan ini demi mendukung sekolah dalam acara Eco School 2016.

Leave A Comment...

*