Menanam Bibit Mangrove: Deporkes Buktikan Lingkungan Bisa Jadi Menyenangkan

 

Anggota Bidang Lingkungan Departemen Olahraga dan Kesehatan Sinlui menanam Mangrove di Ekosistem Mangrove Wonorejo (4/2)

Anggota Bidang Lingkungan Deporkes Sinlui melakukan penanaman dan pembersihan di Ekowisata Mangrove Wonorejo (4/2)

Cinta lingkungan merupakan salah satu visi dan misi Sinlui (sapaan akrab untuk SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya). Salah satu wujud konkretnya ditunjukkan melalui program kerja dari Departemen Olahraga dan Kesehatan (akrab disebut Deporkes) yang dilaksanakan pada hari Sabtu lalu (4/2) pukul 06.30 – 11.00 WIB berupa penanaman 50 buah bibit Mangrove serta pembersihan lingkungan Ekowisata Mangrove Wonorejo.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota Bidang Lingkungan (salah satu divisi di dalam Deporkes) yang didampingi oleh Ibu P. Lilik Indriyani, S.Pd., selaku pembina Deporkes, dan Ibu Evi Veronika Futwembun, selaku pembina Bidang Lingkungan. Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) juga ikut berpartisipasi dengan mengirimkan perwakilan yang secara langsung membantu berlangsungnya kegiatan tersebut.

Sekitar tahun 2011 – 2012, Sinlui telah melakukan kegiatan serupa dengan membersihkan salah satu lingkungan di Ekowisata Mangrove Wonorejo. Tahun ini Deporkes mencoba hal berbeda, yaitu mengajarkan murid – murid menanam bibit mangrove. Latar belakang pelaksanaan kegiatan adalah pohon Mangrove tumbuh di tempat berair yang sering kali disertai lumpur sehingga untuk menanam bibit mangrove sehingga anggota harus menghadapi medan yang licin, kotor, dan terkadang juga bersampah. Maka dari itu, para anggota diharapkan dapat memiliki pengalaman baru dengan lingkungan dan memberikan paradigma bahwa lingkungan kotor bisa menjadi sesuatu yang menyenangkan.

Kalau mereka melihat tumbuhan yang mereka tanam ini bisa besar, kemudian berguna untuk Surabaya, paling tidak mereka punya rasa bangga. Dari rasa bangga itu, kami harap mereka bisa menularkan semangat itu ke teman- teman mereka yang lain,” ujar Ibu Evi.

Tidak hanya berhenti disini, Deporkes masih terus merencanakan program kerja baru. Salah satunya adalah membuat biopori. “Kami harap program kami ini bisa menjadi pembelajaran bagi para murid. Tidak hanya murid anggota Deporkes, tetapi kalau memungkinkan, seluruh anak Sinlui bisa ikut belajar tentang peduli dengan lingkungan,” ujar Ibu Lilik.

Oleh: Jesse Febrina W.W (X- MIPA 5)

 

Leave A Comment...

*