Romo Sigit kepala SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya menyalakan obor komitmen kelas dari masing-masing kelas X 2014-2015 yang diawali oleh walikelasnya masing-masing.

Kemeriahan LOS (Layanan Orientasi Siswa) hari ketiga ini membuat segala perasaan senang, sedih, tangis dan haru menjadi satu. Tak dapat di pungkiri, jika kebersamaan para siswa baru dan para tutor ini sangat erat. Bahkan membuat kekerabatan yang baik. Dalam multitalent yang di persembahkan oleh peserta LOS , bisa di katakan jika mereka mempersiapkannya dengan baik dalam waktu yang relatif singkat. Hal ini menunjukkan apresiasi yang sangat baik dari seluruh peserta LOS. Semua kelas memberi yang terbaik yang dapat mereka berikan. Beberapa di antaranya berupa paduan suara, drama singkat serta ajakan untuk menyanyi bersama-sama. Dalam parade ekstra yang diisi dengan penampilan Corona dan Clique (tim dance sinlui) , taekwondo, basket dan futsal, para peserta LOS pun sangat antusias untuk melihat parade meski di tengah terik matahari yang menyengat.

Saat yang ditunggu akhirnya tiba, malam inagurasi penutupan LOS dibuka dengan ucapan selamat datang  dan pembacaan berita acara oleh Pak Widodo selaku Ketua Umum LOS. Berdasarkan berita acara yang di bacakan, siswa yang lulus dengan predikat baik sebanyak 546, sedangkan yang lulus bersyarat sebanyak 13 siswa dan yang dinyatakan tidak lulus sebanyak 4 siswa.  Acara kemudian dilanjutkan dengan perarakan masuk Romo kepala sekolah beserta bapak ibu guru Sinlui. Romo Sigit kepala SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya tampak langsung menyalakan setiap obor yang masing-masing dibawa oleh walikelas kelas X yang kemudian di berikan kepada ketua kelas masing-masing. Dalam malam penutupan LOS, perwakilan tiap kelas diminta meletakkan komitmen-komitmen pribadi yang sebelumnya telah di buat oleh tiap siswa untuk kemudian dibakar bersama menjadi satu sambil diperdengarkan lagu Mars Sinlui.

Malam inagurasi yang dihadiri oleh seluruh guru dan siswa kelas X inilah komitmen angkatan 2014-2015 ini di bacakan, dan diikuti oleh seluruh siswa kelas X. Setelah pembacaan komitmen kelas, LOS pun secara resmi ditutup oleh Romo Sigit dengan menbunyikan gong sebanyak 3x dan secara simbolik melepas atribut pada dua wakil dari siswa kelas X. Tak lama kemudian, puluhan kembang api secara bergantian menghiasi langit Sinlui menerangi malam inagurasi yang memang dilaksanakan tanpa penerangan lampu sama sekali. Hal ini langsung membuat suasana suka cita dan haru semakin terpancar jelas di wajah siswa kelas X. Di akhiri dengan menyanyikan bersama lagu salam LOS dengan live band membuat malam penutupan LOS semakin meriah.

Berakhirnya LOS hari ketiga ini, Romo Sigit berpendapat bahwa ini luar biasa, persiapan serius dan berjalan lancar, panitia LOS mampu membuat para siswa untuk masuk dan berani berekspresi di hari ketiga ini. Lalu tentang para siswa kelas X ini Romo Sigit memiliki kesan tersendiri. “Mereka memilki inisiatif dan meskipun di awal-awal agak ragu-ragu namun di hari ketiga ini mereka mulai orisinil dan berani. Semoga kedepannya para siswa baru ini mampu menunjukkan kreatifitasnya” pungkasnya. Hampir sama, Pak Widodo selaku Ketua Umum, berpendapat jika kerja panitia guru dan siswa luar biasa, benar-benar menyiapkan dengan baik. Kekerabatan di antara tutor pun tak dapat dipungkiri lagi, bekerja bersama-sama membuat mereka merasa saling memiliki satu sama lain. Setiap sie selalu saling membantu dalam kelancaran. Kenny (Ketua OSIS) berkata bangga akan seluruh tutor, mereka rela tidak libur, mereka mau berkorban dan sangat tidak mengecewakan.

Nb: Music Video Salam LOS httpv://youtu.be/Qp9AT13M0JA

 

– olehVeronica Kudo (Contributor SWEET)