Suasana Misa Kudus untuk mendoakan korban pesawat Air Asia

Suasana Misa Kudus untuk mendoakan korban pesawat Air Asia

Peristiwa hilangnya pesawat AirAsia QZ8501 memberikan duka yang mendalam pada para Sinluiers (panggilan akrab keluarga besar SMAK ST. LOUIS 1 Surabaya), terlebih karena adanya beberapa anggota civitas akademika SMAK ST. LOUIS 1 yang menjadi penumpang dalam pesawat naas tersebut. Misa Kudus yang digelar di Kapel SMAK ST. LOUIS 1 memang dikhususkan untuk mendoakan keselamatan dan mohon petunjuk titik terang dari Tuhan agar petugas dari Badan SAR Nasional (BASARNAS) dapat segera mungking menemukan keberadaan seluruh penumpang AirAsia QZ8501. Misa Kudus yang dimulai tepat pk 12:00 WIB (Selasa, 30 Desember 2014). Misa dipimpin langsung oleh Rm. C. Sigit Tridrianto, CM (Kepala SMAK ST. LOUIS 1) dan diikuti oleh segenap guru, karyawan, siswa – siswi, dan alumni SMAK ST. LOUIS 1.

Dalam homilinya, Rm. Sigit berpesan dan mengajak semuanya saja untuk tidak bergantung pada manusia dan teknologi, tetapi berani untuk bergantung hanya pada Tuhan, pada rencana-rencana indah yang Tuhan tawarkan. Menurut Rm. Sigit, ada 1 siswi dan 9 alumni yang turut pada penerbangan tersebut, di antaranya adalah, Karina Santoso (XII IA 7), Christanto Leoma Hutama (alumni 2010), Stephani Gunawan Jie (alumni 2011),  dan Steven Gunawan (alumni 2012). Semoga Tuhan memberkati seluruh penumpang dan keluarga pesawat AirAsia QZ 8501.

– oleh Mr. Deny (pembina Divisi Humas OSIS St. Louis)