Sinlui adakan Bakti Sosial di Kecamatan Ngasem, Bojonegoro

Sinlui adakan Bakti Sosial di Kecamatan Ngasem, Bojonegoro

Memasuki masa Pekan Suci Paskah, berarti liburan bagi siswa-siswi yang bersekolah di sekolah Katolik. Tetapi tidak bagi 15 siswa kader UKS SMAK St. Louis yang tergabung dalam UKS Yayasan Lazaris Surabaya. Dengan penuh semangat dan sukacita, mereka bergabung dengan saudara-saudaranya dari SMAK St. Louis 2, SMK St. Louis dan SDK St. Aloysius. Total ada 50 siswa kader UKS Yayasan Lazaris, didampingi 2 orang dokter umum, 2 orang dokter gigi dan 6 orang guru pendamping dan Romo Tetra Vici Ananta, CM. Sabtu (28/3) pukul 12.00, saat panas terik matahari memayungi bumi, UKS Yayasan Lazaris bertolak menuju Desa Kolong Kabupaten Bojonegoro untuk melakukan kegiatan bakti sosial, berbagi kasih dengan masyarakat yang ada di sana.

Bakti sosial diselenggarakan selama 2 hari, 1 malam. Setibanya di Desa Kolong, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Tim UKS Yayasan Lazaris menyebar dan hidup bersama induk semang masing-masing untuk berbagi cerita dan perhatian serta ikut merasakan hidup di desa yang serba jauh dari fasilitas nyaman. Udara yang panas, tidur yang hanya beralaskan tikar, tidak membuat mereka mengeluh, bahkan pagi harinya dapat bangun dengan semangat, berjalan menuju rumah-rumah tetangga untuk bersilahturahmi sambil memeriksa kesehatan lingkungan.

Sebelum kami dibagi kelompok (@3–4 siswa) untuk menempati 1 induk semang, Sabtu sore (28/3), kami bersama umat stasi Kolong melakukan misa Minggu Palma, sebagai pembuka rangkaian Pekan Suci Paskah. Dengan kidmat dan penuh syukur kami beribadat. Sesudah selesai berkat penutup, kami membagikan 60 bingkisan pacul (alat kerja pertanian) dan paket sembako, sebagai tanda kasih kami untuk umat stasi Kolong.

Minggu (29/3), tepat pukul 7.00, 15 siswa menuju balai desa untuk membagikan 240 paket sembako kepada seluruh warga desa Kolong. Bukan paket sembakonya yang terpenting, tetapi berbagi kasih yang harus dilakukan oleh seluruh siswa sebagai perwujudan dari semangat Vincentian itulah yang menjadi roh kegiatan baksos ini. Sementara itu, siswa yang lain membantu para dokter, baik dokter umum maupun dokter gigi, untuk mengadakan pengobatan gratis. Ada yang membantu anak-anak kecil untuk demonstrasi cara gosok gigi yang baik dan benar, ada yang membantu menjadi asisten dokter gigi, ada yang di bagian pendaftaran pasien, di bagian obat dan ada yang mengatur alur pasien yang jumlahnya lebih dari 200, untuk diperiksa oleh 2 orang dokter umum.

Tepat pukul 13.00, bakti sosial ini selesai dan diakhiri dengan makan siang bersama umat stasi Kolong, Seharian membantu pembagian sembako dan pengobatan, membuat para siswa menyantap dengan lahap semua makanan yang dihidangkan oleh ibu-ibu. Tak lupa sebelum kami berpamitan, foto bersama dengan masyarakat merupakan kebahagiaan tersendiri bagi kami.

– oleh tim UKS SMAK St. Louis 1 Surabaya