Sosialisasi Operasi Simpatik dari Unit Lantas Polsek Tegalsari

Sosialisasi Operasi Simpatik dari Unit Lantas Polsek Tegalsari

Ada yang spesial dalam apel pagi kelas XI hari ini (17/04) di lapangan utama SMAK St. Louis 1 Surabaya. Di lapangan tampak hadir 12 personil Polisi dari unit Lantas Polsek Tegalsari Surabaya. Hal ini dikarenakan apel pagi kelas XI memiliki agenda Sosialisasi Operasi Simpatik dari Polrestabes Surabaya yang diwakili oleh Polsek Tegalsari karena Sinlui (sapaan SMAK St. Louis 1) berada di wilayah hukum Polsek Tegalsari. Menjadi inspektur apel pagi, AKP Jimmy Manurung selaku Kanit Lantas Polsek Tegalsari membacakan data – data yang dimiliki Polrestabes Surabaya seputar dunia lalu lintas dan aturan main saat berkendara di jalanan.

Surabaya yang merupakan kota terbesar kedua di Indonesia ini tercatat memiliki total penduduk 2.863.035 jiwa dengan panjang jalan total 2.076 KM. Sedangkan jumlah kendaraan bermotor yang terdaftar di Surabaya adalah 4.591.705 unit. Jumlah kendaraan bermotor yang sangat besar tentu menimbulkan permasalahan lalu lintas tersendiri.

Pelanggaran lalu lintas adalah awal dari kecelakaan, menurut data laka lantas (kecelakaan lalu lintas) tahun 2014, total laka lantas adalah 715 kali sehingga rata-rata tiap hari terjadi 2 laka lantas dengan rincian meninggal dunia 186 orang, luka berat 91 orang dan luka ringan 713 orang. Ini berarti setiap 2 hari sekali terdapat korban meninggal dunia akibat laka lantas. Yang ironi disini adalah korban laka lantas banyak didominasi oleh pelajar dengan prosentase 81% dari jumlah kejadian.” ujar AKP Jimmy Manurung.

AKP Manurung juga mengajak setiap dari civitas akademika Sinlui khususnya para siswa Sinlui untuk taat kepada aturan lalu lintas karena laka lantas terjadi karena faktor kesalahan manusia. Fakta ini mendominasi terjadinya laka lantas karena pengemudi banyak yang tidak menaati peraturan lalu lintas. Disiplin lalu lintas dapat dimulai dari hal – hal dasar seperti menggunakan helm standar nasional, pengendara roda dua di lajur kiri, melengkapi kendaraan dengan spion, lampu utama, lampu sein, rem dan kelengkapan surat seperti SIM dan STNK.

Saya meminta semuanya yang ada disini untuk melestarikan budaya tertib dan disiplin berlalu lintas di jalan karena kita ketahui bersama bahwa tertib berlalu lintas akan menciptakan keamanan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas” himbau Kanit Lantas Polsek Tegalsari.