Calon Red-A Deteksi Model 2k15 asal Sinlui berpose bersama saat roadshow Red-A di Sinlui siang ini.

Calon Red-A Deteksi Model 2k15 asal Sinlui berpose bersama saat roadshow Red-A di Sinlui siang ini.

Antusias sekitar 80 siswi Sinlui (panggilan SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya) menyambut datangnya panitia DetEksi Red-A ke bangsal Lazaris Sinlui hari ini (27/08). Sapaan dari MC langsung menghebohkan para cewek yang mengikuti roadshow tersebut. Acara diawali dengan tampilan slide show mengenai model-model tahun sebelumnya. Kemudian dilanjutkan dengan penerimaan hadiah untuk Wakasek Kurikulum Sinlui dari perwakilan Red-A. Jennifer Septiana, juara Red-A 2k14 langsung tancap gas memberikan trik-trik supaya bisa menjadi model yang baik. Cewek kelas 11 IPS asal Sinlui ini mensharingkan pengalamannya selama karantina Red-A dan dia memberikan motivasi agar siswi Sinlui lebih percaya diri.

Sorak sorai para calon modelpun semakin heboh saat Eudia Isabelle, finalis top 5 Red-A 2k15. “Deteksi itu merupakan langkah awal kalian untuk mengikuti perlombaan lainnya. Yang terpenting itu percaya diri, jaga attitude, dan jadi diri sendiri. Kalau ikut Red-A, kalian bisa dapat pelajaran saat di karantina yang nantinya bisa diterapkan. Selain itu, disana kalian diajarkan buat public speaking yang nantinya berguna pas kalian bicara di depan umum“, ungkap cewek alumni Petra 5 Surabaya itu.

Pembagian Golden Ticket menjadi puncak acara Roadshow Red-A DetEksi Model 2k15 yang berlangsung selama kurang lebih 2 jam. Baik kelas 10 maupun kelas 11 tidak mau kalah bersaing dalam mendapatkan Golden Ticket tersebut. Eudia, Jensep, serta salah satu panitia Red-A berunding dan terpilihlah 12 anak(9 anak kelas 10 dan 3 anak kelas 11). Keduabelas cewek-cewek bertalenta inipun maju ke depan panggung untuk diseleksi kembali. Akhirnya, terpilihlah Jennifer Evangeline dan Evelyn Christian yang beruntung mendapatkan jalan pintas ke 100 besar peserta Red-A tanpa seleksi. “Kesannya kaget sekaligus seneng banget pas diumumin dapet golden ticket. Makanya, aku persiapin untuk belajar public speaking supaya lebih berani bicari di depan umum“, ujar Jea, panggilan akrab dari Jennifer Evangeline saat diwawancara.

– oleh Tiffany Natasha (Department Humas OSIS)