Hari ini (31/10) merupakan penyelenggaraan perdana kegiatan St. Louis Expression di panggung Pocin (Pohon Cinta). Kegiatan yang diprakarsai oleh Departemen Sanggar ini merupakan kegiatan yang akan dijadwalkan secara rutin setiap akhir bulan pada minggu keempat hari Sabtu. St. Louis Expression selalu akan diisi oleh 5 kelas di setiap kegiatannya. Dari kegiatan ini diharapkan para siswa dalam tiap 5 kelas yang mendapat giliran bersama, mampu mengkoordinir acara tersebut. Penyelenggaraan perdana kali ini sendiri diikuti oleh kelas XII (IPA 1, IPA 4, IPA 7, IPS 1 dan IPS 4).

Tepat pukul 12.00 St. Louis Expression resmi dimulai. Dibuka dengan pemukulan gong oleh Pak F.A. Subono (Pak Bono) selaku Asisten Kepala SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya dan diikuti pelepasan sebanyak 82 burung merpati oleh seluruh wali kelas dan ketua kelas sebagai simbolik kebebasan berekspresi dalam pentas seni bulanan. Penampilan pertama St Louis Expression menampilkan Solo Drum yang dibawakan oleh Keane Anthony dalam lagu ‘Bang Bang’ disusul dengan Solo Vokal oleh Kevin Mercylius dari kelas XII IPA 1. Senada, Band Kelas XII IPS4 juga membawakan dua lagu dengan judul ‘Malam Biru’ dan ‘Aku Pasti Bisa’.

Sebagai penampil keempat siang ini, XII IA7 tampil apik membawakan lagu ‘Jetlag’ oleh para laki-laki di kelas disambung dengan  penampilan para anggota perempuan yang masuk ke  area panggung dengan menggunakan topeng serta jaket, lengkap dengan kacamata hitam menampilkan tarian yang semakin memeriahkan suasana di area pohon cinta. Penampilan Kelas XII IPS 1 sendiri dibuka dengan pembacaan puisi bertema persahabatan dan dilanjutkan dengan lagu ‘Kita Selamanya’ yang di tutup dengan seluruh anggota kelas yang bergabung untuk ikut bernyanyi bersama. St. Louis Expression hari ini ditutup dengan ‘The Cup Song’ yang dibawakan oleh Kelas XII IPA4 dengan hanya 2 penyanyi dan diiringi ketukkan cup oleh 15 anggota kelas lainnya.

Bu Soesri selaku penanggung jawab kegiatan ini mengaku banyak mendapat kejutan, khususnya dari kelas IA7 dan IS1. “Harapan kedepannya, kelas-kelas yang terlibat dalam tiap minggunya mampu mengkoordinir dengan baik acara ini sendiri dan agar lebih disiapkan dengan matang dan baik karena Sinlui sendiri melalui Departemen Sanggar akan mendukung” ujarnya di sela-sela acara.

– oleh Veronika Kudo dan Metta Alvionita (SWEET Contributor)