Puncak Acara Solidarity Musical Drama 64th (8 windu) SMA Katolik St. Louis 1 di Supermall Surabaya Convention Center - Pakuwon

Puncak Acara Solidarity Musical Drama 64th (8 windu) SMA Katolik St. Louis 1 di Supermall Surabaya Convention Center – Pakuwon

Puncak acara syukur usia ke-8 windu dari Sinlui (sapaan akrab SMAK St. Louis 1 Surabaya) yang bertajuk Solidarity Musical Drama 64th akhirnya digelar di Supermall Surabaya Convention Center (SSCC) – Pakuwon Indah hari ini (16/04). Sejak Open gate bagi para tamu undangan dimulai pukul 16.30 WIB, ballroom SSCC pun mulai dipadati para tamu dan Sinluiers. Seluruh tamu undangan (termasuk Sinluiers) akan terbagi dalam empat kategori berdasarkan jenis undangan, yaitu: Silver, Gold, VIP, dan VVIP. Tidak hanya orang intern Sinlui saja, tapi orangtua, alumni, dan pihak luar lainnya juga turut serta hadir memeriahkan acara ucapan syukur ini.

Sembari menikmati makan malam bersama, para tamu yang hadir langsung dihibur dengan penampilan band dari guru, karyawan serta band siswa siswi Sinlui sendiri. Hadir sebagai pembuka kemeriahan acara, special performance dari GAC pun menghebohkan suasana malam bersejarah bagi Sinlui. Penampilan apik dari Gamaliel Audrey Cantika mampu menyedot perhatian pengunjung untuk menjejali ballroom SSCC. Usai penampilan dari GAC, para tamu VVIP tampak memasuki area SSCC dengan diiringi Tari Selamat Datang yang dibawakan oleh siswa Sinlui. Pak Widodo (Wakasek Spiritualitas) membuka acara Solidarity Musical Drama 64th ini dengan doa bersama sebagai bentuk syukur kepada Tuhan dilanjutkan dengan pengumandangan lagu nasional Indonesia Raya sebagai tanda kebanggaan Sinluiers sebagai warga negara Indonesia.

Dalam sambutannya Romo Jack (Romo Visitator CM se-Indonesia) mengharapkan agar Sinlui dapat terus berkomitmen untuk perkembangan masyarakat melalui dunia pendidikan. Senada dengan Romo Jack, alumni Sinlui tahun 1982, Bapak Ignatius Jonan yang sekarang menjabat sebagai Menteri Perhubungan Kabinet Kerja Indonesia periode 2014-2019 juga mengajak sekaligus berharap kepada para alumni Sinlui lainnya agar memiliki visi misi untuk mengabdi pada orang lain. “Hingga 64 tahun, Sinlui baru memiliki 1 menteri” ujar beliau sembari bergurau. Pak Jonan berharap agar para alumni kedepannya dapat mengambil jalan pengabdian bagi masyarakat dan negara. “Tidak boleh mengharapkan cita-cita yang besar datang. Biarlah itu sebagai amanat. Tetap berbuat yang terbaik dan Tuhan yang mengantar akan kemana kita nantinya “, cetusnya.

Seusai sambutan, masuklah acara malam hari ini ke dalam pertunjukan Musical Drama yang mengusung tema perjalanan siswa siswi Sinlui mulai dari SMP, hingga memasuki lingkungan SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya. Drama yang melibatkan ratusan siswa Sinlui sendiri ini mengangkat kembali masa-masa LOS (orientasi) kelas X, masa galau pemilihan jurusan saat naik ke kelas XI, kampung syukur, retret, dan berbagai macam kegiatan Sinlui yang terangkum dalam pertunjukan Musical Drama ini. Perpaduan Drama, Music, Tari, Olahraga, Sulap dan tampilan lain-lain mampu menyuguhkan Musical Drama kelas atas kepada para tamu undangan. Ditambah dengan penampilan memukau dari siswa siswi SMP Katolik Bukit Raya, Serawai, Kalimantan Barat berupa tarian khas Serawai yang telah dipersiapkan selama sebulan lamanya.

Melengkapi itu semua, seorang psikolog anak sekaligus pakar pendidikan anak di Indonesia, Seto Mulyadi, yang akrab di panggil Kak Seto (alumni Sinlui tahun 1969 yang kini juga menjabat sebagai Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak) juga tidak melewatkan momen besar ini, Kak Seto bergabung dalam rangkaian Musical Drama musikal dengan mengambil peran sebagai seorang pakar yang memberikan pemahaman mengenai pilihan jurusan ipa dan ips yang terkadang kurang dapat disikapi dengan bijak. “Pada masa itu Sinlui dikenal dengan anak-anak yang terkenal, dinamis, bandel, dan penuh ide kreatif. Mewakili saya yang penuh dinamika”, tandas pria kelahiran Klaten ini saat ditanyai tentang alasannya melanjutkan pendidikan SMA di Sinlui.

Puncak perayaan malam hari ini adalah peniupan lilin ulang tahun oleh Romo Sigit (Kepala SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya) sembari dinyanyikannya lagu Happy Birthday untuk Sinlui. Momen kebersamaan ini digunakan juga untuk melaunching Mars Sinlui yang baru. Dengan dinyanyikan bersama seluruh civitas SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya dan para tamu undangan yang hadir membuat euphoria Musical Drama malam hari ini menjadi sejarah besar bagi Sinlui. Tidak berhenti disitu, para tamu undangan pun dibuat semakin heboh dengan special perfomance 6 buah lagu oleh Tulus. Para tamu undangan tampak merangsek maju untuk dapat melihat dari dekat penampilan dari artis ibukota ini. Tulus mengakhiri penampilannya untuk memeriahkan acara Solidarity Musical Drama 64th ini dengan hits terbarunya berjudul Pamit.

Ditemui di sela-sela acara, Kepala SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya, Romo Sigit Tridrianto, mengaku tanpa dukungan dari seluruh siswa, guru, orangtua, alumni, dan relasi sponsor yang selalu menantikan event-event Sinlui, maka Solidarity Musical Drama 64th ini tidak akan terlaksana dengan baik. “Kedepannya komponen sekolah dapat lebih saling mendukung untuk mengerjakan segala hal demi Sinlui dan pengabdian kepada orang lain dan yang terpenting adalah bagaimana membuat kita berarti bagi orang lain. Hebat = berarti bagi sesama!”, tutup Romo Sigit.

[Best_Wordpress_Gallery id=”10″ gal_title=”Solidarity Musical Drama 64th”]

-oleh Veronika Maureen dan Metta Alviogo (Contributor SWEET)