Para siswa turut serta membantu induk semang memotong bambu pada Kamis (13/12)

Selasa (11/12) hingga Senin (17/12), Sinlui (sapaan akrab SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya) kembali mengadakan kegiatan tahunan IMERSI (live in) bagi siswa kelas XI sebagai sarana pengembangan nilai-nilai Vinsensian. Berlangsung di 23 tempat yang tersebar di daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah, kegiatan dibagi menjadi 3 tahap yaitu persiapan, pelaksanaan, dan refleksi.

Tahap persiapan dilaksanakan pada Selasa (11/12) di V-Hall (Vincentius Hall). Kegiatan dibagi menjadi pembekalan dan misa perutusan, siswa diutus untuk menjadi uluran tangan Kristus di desa masing-masing. Rabu (15/12), siswa berkumpul untuk melakukan pengecekan barang bawaan sebelum dilepas menuju lokasi yang telah ditentukan. Tahun ini, terdapat 6 wilayah yang menjadi lokasi berlangsungnya IMERSI yaitu Blitar Selatan, Blitar Timur, Malang, Cepu, Kediri, dan Ngawi (dibagi lagi menjadi 15 desa, 4 panti asuhan, 1 susteran, dan 3 seminari). Selama 5 hari, siswa diwajibkan mengikuti kegiatan induk semang masing-masing untuk mempelajari kehidupan di desa. Minggu (16/12), siswa kembali ke Surabaya untuk mengikuti kegiatan refleksi pada Senin (17/12).

“Selama imersi, kalian diutus untuk menjadi peruluran tangan Kristus. Jadilah orang-orang yang mewartakan kabar gembira bagi Kristus di tempat kalian diutus,” ucap Bapak F. Widodo Setya Budi, S.S. dalam pembekalannya.

Oleh: Benedict Davon M (XI MIPA 1)