Siswi XI IPS saat menampilkan tarian Remo pada Sabtu (23/3)

Sabtu (23/3), Sinlui (sapaan akrab SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya) menyelenggarakan
parade budaya yang bertempat di area Pohon Cinta. Parade yang diikuti oleh siswa-siswi IPS
ini bertujuan untuk memaparkan budaya sebagai tindak lanjut dari studi budaya yang
berlangsung pada Rabu (13/3) hingga Jumat (15/3).

Pukul 06.25 WIB, parade dimulai dengan pembukaan oleh MC diikuti oleh sambutan Ibu
Dra. Indah Noor Aini, M.Pd. selaku Kepala Sekolah, Bapak Tumari selaku Kepala Desa
Jurug, dan Ir. Siswandi selaku ketua dari Purbaya (Persatuan Budaya Ponorogo Surabaya).
Parade dilanjutkan dengan presentasi hasil studi budaya dari berbagai bidang seperti:
Geografi, Sosiologi, Sejarah, dan Ekonomi. Setelah itu, terdapat tiga penampilan tarian,
yakni tarian Remo oleh tim tari tradisional XI IPS, tarian persembahan tim Clique, dan
diakhiri dengan tampilan Reog Ponorogo yang merupakan persembahan Desa Jurug. Tepat
pukul 11.00 WIB parade ditutup dengan doa.

“Parade budaya adalah salah satu cara bagi kita untuk menunjukkan hasil belajar sekaligus
mewujudkan rasa cinta terhadap budaya nusantara,” ujar Daphne Anugerah (XI IPS 1).

 

Oleh : Teresa Prajna (X IPS3)