Ketika MPLS lalu, saya juga mengadakan kunjungan ke sekolah ini. Sebelum kunjungan, sebagaimana biasa, saya browsing di internet, sosial media, khususnya di Youtube, tentang sekolah ini. Hal ini dimaksudkan supaya saya mempunyai gambaran yang cukup sebelum saya berkunjung ke sekolah tersebut.
Nampaknya, sehubungan dengan MPLS, sudah ada beberapa video yang cukup menarik yang dibuat anak-anak sebelum MPLS dimulai. Bukan hanya menarik namun juga nampak penggarapan video dilakukan dengan sebaik-baiknya, semi profesional.
”Ini yang mahal kameranya” kata wakasek kesiswaan, ketika menunjukkan video tersebut, setelah saya berkunjung ke sekolah tersebut.
Menurut wakasek tersebut, gambar video itu dibuat dengan menggunakan kamera profesional yang disewa anak-anak dengan harga yang mahal.
Tentu bukan supaya nampak “wah” karena video ini hanya untuk konsumsi internal, namun nampaknya hal ini sudah menjadi budaya di sekolah ini, yaitu budaya memberikan yang terbaik.
Bukan hanya itu, anak-anak OSIS yang terlibat dalam MPLS, sebelumnya dipersiapkan dengan persiapan yang cukup “matang”. Mereka harus menjalani pelatihan panjang layaknya pelatihan Training of Trainer (TOT) selama 4 bulan lamanya.
“Saya sempat bertanya kepada anak-anak OSIS, materi apa saja yang dipelajari dalam pelatihan yang panjang itu ?”
Mereka menjawab,
“Materi pelatihan berkisar tentang nilai-nilai inti sekolah (school core values), yaitu Spiritualitas Vinsensian dan Budaya Sekolah BERAJUDTALI (Bersih, Ramah, Jujur, Disiplin, Tangguh, Peduli)”
Tak heran, pertama kali saya berkunjung ke sekolah ini, saya merasakan betapa anak-anak di sekolah ini nampak ramah, murah senyum dan rendah hati.
Di sekolah inilah saya merasakan The Power of Nilai-nilai (Values), yang disimbulkan seperti pohon cinta yaitu pohon besar yang tumbuh di tengah-tengah sekolah itu. Nilai-nilai luhur, nampaknya menjadi akar, sementara percapaian-pencapaian mereka, sikap dan kepribadian mereka merupakan cabang-cabang, daun-daun dan ranting, sebagai manifestasi dari nilai-nilai yang mereka anut.
Ada beberapa nilai-nilai yang dapat kita rasakan ketika kita berkunjung ke sekolah ini yaitu ramah dan rendah hati.
Namun, dalam pandangan dan perenungan saya pribadi, ada dua nilai Vinsensian, yang sangat besar pengaruhnya terhadap kesuksesan mereka, yaitu ; kerendahan hati dan kelembutan.
Bagi yang terbiasa mengelaborasi nilai-nilai, khususnya dalam diri sendiri, akan bisa memahami betapa dua nilai di atas, yaitu, kerendahan hati dan kelembutan adalah dua nilai yang powerful, yang berkontribusi besar terhadap pencapaian-pencapaian mereka.
Dengan kerendahan hati, mereka tidak mudah lupa daratan, senantiasa mawas diri, kontrol diri, terbuka menerima masukan. Dengan kelembutan, mereka bisa merasakan petunjuk intuisi dan insting mereka menjadi jernih, sehingga menjadi lebih mudah untuk menemukan sesuatu yang bernilai bagi mereka.
(BERSAMBUNG)
Hermawan, 15 – 01 – 2026



