Jumat (27/2) menjadi salah satu momentum penting dalam rangkaian perayaan HUT ke-75 SMA Katolik St Louis 1 Surabaya (SINLUI). Talk Show Pendidikan yang digelar di Lazaris Hall menghadirkan dua narasumber dengan perspektif relevan, yakni Prof. Rhenald Kasali, Ph.D., dan Antonius Muhartoyo. Diskusi ini tidak hanya menarik, tetapi juga membuka ruang refleksi tentang peran sekolah dan orang tua dalam menyiapkan Generasi Emas 2045.

Dalam pemaparannya, Prof. Rhenald Kasali menekankan bahwa dunia berubah sangat cepat. Tantangan pendidikan hari ini tidak lagi sekadar soal capaian akademik, melainkan bagaimana membentuk karakter, daya adaptasi, kreativitas, dan kepemimpinan. Sementara itu, Antonius Muhartoyo menyoroti pentingnya sinergi yang nyata antara sekolah dan keluarga. Pendidikan tidak dapat berjalan optimal jika hanya bertumpu pada satu pihak. Kolaborasi menjadi kata kunci.

Talk show ini mengingatkan bahwa membangun generasi unggul bukanlah proyek jangka pendek. Generasi Emas 2045 membutuhkan fondasi yang ditanam sejak sekarang melalui komunikasi yang terbuka antara guru dan orang tua, pendampingan yang konsisten, serta kesamaan visi dalam membentuk anak-anak yang tangguh secara intelektual dan matang secara karakter.

Sebagai bagian dari rangkaian panjang perayaan HUT ke-75 tahun Sinlui, kegiatan ini menunjukkan bahwa perayaan tidak hanya diisi dengan seremoni, tetapi juga gagasan dan refleksi. Usia ke-75 menjadi momentum untuk menegaskan kembali arah pendidikan yang dijalankan: adaptif terhadap perubahan, kuat dalam nilai, dan terbuka pada kolaborasi.

0

You may also like

SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya Teacher Publishes in an International Journal
School Trip 2026 SMA Katolik St. Louis 1 ke Shanghai-China
Hasil Seleksi SNBP 2026 Siswa SMA Katolik St Louis 1 Surabaya

Admin Web