Rangkaian perayaan HUT ke-75 tahun SMA St. Louis 1 Surabaya (SINLUI) diawali dengan misa pembukaan pada Jumat (27/2). Perayaan ini sekaligus menjadi misa permohonan berkat bagi siswa kelas XII yang akan menghadapi Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) serta siswa kelas X dan XI yang menjalankan Sumatif Tengah Semester (STS). Pembukaan rangkaian perayaan HUT sekolah dengan perayaan ekaristi menggambarkan bahwa perjalanan sekolah selama 75 tahun selalu diletakkan dalam kerangka iman dan rasa syukur.
Misa dilaksanakan di Katedral Surabaya dan di lingkungan sekolah yakni di Kapel St. Louis 1 Surabaya, Vincentius Hall, dan Benedict Room. Kehadiran seluruh civitas sekolah dalam suasana doa dan syukur menjadi wujud kebersamaan penuh iman dan pengharapan. Momentum ini tidak hanya menandai dimulainya rangkaian perayaan, tetapi juga menjadi ruang refleksi menjelang ujian bagi para siswa.
Perayaan ekaristi dipimpin oleh konselebran, Romo Martinus Irwan Yulius, CM., Romo Alexius Dw Widiatna, CM., dan Romo Emanuel Ditia Prabowo, CM. Salah satu poin homili yang disampaikan oleh Romo Ditia, sebagai sebagai civitas keluarga besar SMA Sinlui 1 Surabaya, diingatkan agar dapat mewujudkan hal baik di masyarakat dan di lingkungan sekolah serta menjaga nama baik sekolah yang sudah mencapai perjalanan usia matang.
Memasuki usia ke-75, SMA St. Louis 1 Surabaya kembali menegaskan komitmen menyelenggarakan pendidikan yang menyeluruh berdasarkan iman dan pengetahuan. Melalui perayaan ekaristi ini, sekolah mengajak seluruh siswa untuk menjalani setiap proses dengan kesungguhan, sekaligus menyadari bahwa usaha yang maksimal perlu disertai doa dan sikap berserah kepada Tuhan.







